Lewati ke konten utama

Kebijakan Privasi

Ditulis sesingkat mungkin: apa yang disimpan, berapa lama, dan siapa yang bisa melihat.

Foto struk

Foto struk tidak disimpan oleh SplitBillin. Foto dikecilkan di perangkatmu, dikirim ke server kami, lalu diteruskan ke layanan AI pihak ketiga untuk dibaca. Kami hanya menyimpan teks hasilnya setelah kamu membuat split bill.

Layanan AI itu dijalankan pihak lain dengan kebijakannya sendiri, jadi jangan memfoto dokumen yang berisi data sensitif.

Data split bill

  • Yang disimpan: nama tempat, tanggal, item dan harga, nama panggilan anggota, pembagian, status lunas, dan info bayar yang kamu isi (termasuk gambar QRIS bila diunggah).
  • Data bill dihapus otomatis setelah 90 hari, kecuali diperpanjang oleh pembuatnya. Pembuat bisa menghapusnya kapan saja.
  • Info bayar bisa dilihat siapa pun yang punya link. Link rincian tidak didaftarkan ke mesin pencari, tetapi siapa pun yang menerimanya bisa membukanya.

Akun (opsional)

  • Kalau masuk dengan Google, kami menyimpan nama dan alamat email dari akun Google-mu.
  • Teman tersimpan hanya berupa nama. Kami tidak menyimpan nomor HP atau rekening temanmu.
  • Kamu bisa menghapus akun dari halaman Pengaturan. Split bill, gambar QRIS, dan daftar teman di akun itu ikut terhapus.

Di perangkatmu

Riwayat tamu, draf, saran nama, dan pilihan tema disimpan di browser perangkatmu. Data itu tidak dikirim ke server dan bisa dihapus dari halaman Pengaturan.

Pencegahan penyalahgunaan

  • Alamat IP dipakai sementara untuk membatasi jumlah scan dan pembuatan bill, lalu dibersihkan berkala.
  • Scan struk memakai Cloudflare Turnstile untuk memastikan permintaan bukan dari bot.
  • Tidak ada iklan, dan kami tidak menjual atau membagikan datamu untuk iklan.

Penyedia layanan

Data disimpan di Supabase, aplikasi dijalankan di Vercel, pembacaan struk memakai layanan AI pihak ketiga, dan login memakai Google. Masing-masing memproses data sesuai perannya.